VO BACELL MUSLIM

Beranda » Keluarga Muslimah » Untuk Para Saudara ku yang Tersakiti…

Untuk Para Saudara ku yang Tersakiti…

Menyakiti dan disakiti adalah bagai dua
sisi mata uang. Namun bagi sebagian
orang, dunia ini adalah hanya tentang
ego mereka. Mereka bisa sekehendak
mereka berbuat jahat dan mainkan
semau nafsu kapanpun dan dimanapun. Sampai- sampai mereka lupa bahwa ada
sang Maha dari semua itu, yang dapat
bertindak bahkan melampaui nalar normal
manusia, untuk menuntun mereka
memanen semua tindakan jahat mereka. Bagi pihak yang tersakiti, kesedihan
terasa begitu dalam dan membekas. Tidak
ada satu resep dokterpun yang ampuh
untuk menyembuhkan dendam. Ya,
dendam yang akhirnya menghasut diri
agar bertindak bahkan lebih kejam dari yang pernah diterimanya. Terkadang kita lupa, masih ada kamera
24 jam yang dengan Maha bijaksananya
akan bertindak adil kepada kita. Tak
perlu kawatir, bahkan tindakan itu dijamin
akan lebih canggih dari yang pernah kita
duga. Lalu untuk apa harus ada berkarib dengan dendam? Dendam adalah sangat erat kaitannya
dengan sebuah rasa putus asa. Jika anda
ingin sembuh dan bahagia seperti sedia
kala, jangan menyerah kepada perasaan
putus asa itu, yang dengan kata lain
mengiklaskan diri anda anda sendiri untuk jatuh lebih dalam pada sebuah
penderitaan. Kehidupan adalah bukan
hanya tentang orang yang telah
menyakiti anda. Jangan memfokuskan
fikiran hanya untuk seseorang yang
jelas- jelas sudah tidak menghargai keberadaan dan menyakiti anda yang
begitu berharga. Anda begitu berharga, anda begitu
istimewa saat diciptakan oleh Allah
Subhanahu Wataala sampai- sampai Dia
mengajarkan kepada anda sebuah
kebaikan lewat jalan yang unik
yaitu kesabaran. Karena justru sabar adalah cara instan pemuliaan atas diri
anda sendiri. Tidak percaya?.. mari kita
refresh kembali ayat ini, “Apakah kamu mengira akan masuk surga
padahal belum datang kepadamu (ujian)
seperti (yang dialami) orang-orang
terdahulu sebelum kami. Mereka ditimpa
kemelaratan, penderitaan, diguncang
(dengan berbagai cobaan). Sehingga Rosul dan orang-orang yang beriman
bersamanya berkata, “Kapankah datang
pertolongan Allah?” Ingatlah
sesungguhnya pertolongan Allah itu
dekat.” (QS. Al-Baqarah: 214) Dan janganlah kamu bersikap lemah dan
janganlah pula kamu bersedih hati,
padahal kamulah orang yang paling tinggi
(derajatnya), jika kamu orang-orang
yang beriman.” ( QS AL Imran (3) : 139 ) “Sungguh akan Kami berikan cobaan
kepadamu, dan sedikit ketakutan,
penyakit, kelaparan, kekurangan harta,
jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah
berita gembira kepada orang-orang yang
sabar “. (QS. Al Baqarah : 153 ) Sekali lagi, sabar adalah cara instan
pemuliaan atas diri anda sendiri. Jangan
terluka jika kalimat dan tindakan sabar
anda, belum- belum sudah dicibir sekian
banyak orang, namun lihatlah betapa
anda menjadi manusia ajaib yang begitu disayang Allah, ditengah- tengah orang
yang lengah dalam mendidik dirinya.
Andalah pemenang dari kasus kehidupan
anda kali ini.Yakinlah, sungguh Allah tidak
akan pernah membiarkan hamba-Nya
bersedih berlama-lama. Apa lagi jika kesedihannya adalah hal dan upaya untuk
membesarkan dan membahagiakan diri
dan sesama yang dicintai, apalagi jika
untuk semua itu, anda harus melalui
proses yang berjudul tersakiti. Kesalahan bukan anda yang membuatnya,
kesakitan bukan anda yang
menginginkannya. Anda hanyalah korban
dari sebuah keadaan yang kurang
berpihak, namun jelas menjadi penguji
kualitas iman untuk menjadi lebih baik. Jangan bersedih sekalipun semua didunia
tidak mengharapkan dan menyakiti anda,
karena anda ada di dunia adalah karena
kehendak dan lahir dari kasih sayang
Allah sang maha kuasa. Hidup adalah tentang belajar, kita akan
belajar bersama ketakutan, kesedihan,
kehilangan, disakiti, didholimi dan
sebagainya. dan walaupun sakit dan perih,
namun kita harus berjuang untuk
memaknainya.Karena Allah tak akan menguji melebihi kemampuan kita. Allah
sayang kepada kita. Jika memang
pengertian masih tidak bisa diajak
kompromi dengan pedihnya
perasaan,ingatlah satu hal. Keegoisan diri bukan satu hal yang dapat
membaikkan sesama, begitu pula untuk
diri anda sendiri. Mengalah sedikit untuk
meredam amarah justru akan melegakan
diri. Selalu ada orang yang mulia dan hina
di dunia ini, dan anda telah menjadi mulia dengan memaafkan. Andalah yang
perkasa, karena dapat tegak dalam luka
dan derita. Dari situ kitapun dapat belajar
untuk mengerti dengan menerima hidup
ini dengan segala pernak perniknya,
karena pengertian adalah ilmu kehidupan. …Selalu ada orang yang mulia
dan hina di dunia ini, dan anda
telah menjadi mulia dengan
memilih untuk memaafkan… Bangkitlah, jangan biarkan diri hanya
mengurusi perasaan khawatir, sakit dan
pedihnya hati yang anda anggap dapat
menjadikannya sebagai obat mujarab
penyembuh segala derita dan yang akan
mendamaikan Anda. Segera berlakulah tegas melakukan yang sudah Anda
ketahui untuk harus dilakukan, dan
tunjukan bahwa anda adalah istimewa,
tunjukkan bahwa anda adalah pribadi
yang murah hati dan yang terlalu
berharga untuk disakiti. Sehingga perasaan menyesal dan menghukum diri
sendiri akan seketika mengakrabi orang
yang telah menyakiti anda. Jagalah hati
agar tetap damai, karena bentuk hati
akan menentukan cerita episode anda
selanjutnya. Cinta itu indah, dan cinta tidak menyakiti.
Kebesaran, keanggunan, kesabaran dan
kemaafaan yang tetap anda jaga dalam
tersayatnya perasaan tersakiti, menjadi
bukti ampuh bahwa anda menjadi
perwujudan indahnya kasih sayang Allah yang maha mencintai. Dan insyaallah, Allah
selalu mencintai orang- orang yang sabar (Syahidah)


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: