VO BACELL MUSLIM

Beranda » Uncategorized » Apa Penghalang Kita Untuk Tidak Menghafal Al Quran

Apa Penghalang Kita Untuk Tidak Menghafal Al Quran

Wahai saudaraku, jujurlah dalam hatimu! Jangan engkau pernah berbohong sedikitpun kepadanya!. Bukankah pernah ada seorang teman, bapak-bapak ataupun ustadz kita yang mereka pernah bercerita bahwa mereka telah mengenal seseorang lelaki atau perempuan yang baik, yang dia telah hafal al Quran 30 juz atau 25 juz, 20 juz bagaimana hebat bukan?, sanjungan, pujian dan tak jarang lisan mereka bertasbih karena mendengar sesuatu yang waw semacam itu. Lantas bagaimana denganmu? Jujurlah! Tidakkah kau iri mendengar yang semacam itu? Pertanyakan kembali diri kita, dimana kita selama ini dengan al quran kita, sementara ini banyak pemuda yang seumuran kita sudah hafal 30 juz, bahkan banyak dari mereka juga yang umurnya masih dibawah kita. Tidakkah kita iri dengan yang keadaan semacam ini? Lihat dan bandingkan mereka dengan diri kita secara secara logika. Kita tahu bukan satu juz dalam al quran itu terdiri dari 10 lembar, lantas jika 30 juz itu dikalikan dengan 10 lembar, maka akan ketemu hasil 300 lembar. Bukan kah kita pernah mendengar sesorang yang dapat menghafal al quran hanya dalam waktu tak sampai setahun? Jika mereka mampu menghafal 1 lembar dalam
sehari. Kalau sekarang kita bikin satu lembar itu terdapat 2 halaman, apabila 300 lembar dikalikan 2 halaman maka akan ketemu hasil 600 halaman. Bukankah kita pernah mendengar pula orang yang dapat menghafal al Quran tak sampai waktu 2 tahun? Itu bila dia mengahafalnya 1 halaman dalam 1 hari. Lantas jika 1 halaman itu dibagi menjadi 2 maka 600 halaman itu tinggal dikalikan 2 , maka hasilnya 1200 (separuh halaman)? Maka tidakkah kita mendengar ada orang yang mampu menghafal alquran dalam waktu tidak lebih dari 4 tahun? Itu bila dia menghafalkannya setengah halaman perhari. Wahai saudaraku, tidakkah kita mau memikirkan, seorang yang mampu menghafalal quran 1 tahun, 2 tahun, 4 tahun itu memiliki hiburan tersendiri yang teramat nikmat berupa al quran? Yang tiap hari al quran itu ada dalam genggamannya, dalam pelukannya, dalam ingatannya, dalam tahajjudnya, dalam lisannya, lalu malaikat mana yang tidak ridha dan tidak mau mendoakan orang semacam ini?.sudah menjadi sunnatullah, malaikat akan menjaganya sebagaimana ia menjaga kalamullah dalam hatinya. Mulai sekarang kita pertanyakan betul-betul diri kita,kita raba diri kita masing-masing, sudah berapa juz yang kita hafal dan murajaah? Sudah berapa ayat hari ini yang kita hafal? Selembarkah? Sehalamankah? Setengah halamankah? Atau tidak sama sekali? Na’udzubillah. Wahai saudaraku, ayo jadikan hati ini tidak nyaman sehari saja tanpa menghafal al quran, tidak ada tuntutan bagi kita untuk menghafal sebanyak-banyaknya. Lakukanlah semampu kita! Jangan pernah menundanya! Teramat penting juga istiqomah! Tinggalkan semua syubhat, maksiat dll! yang masih menggeliati diri dan hati kita, sehingga kita malas untuk berbuat kebaikan serta menghafalkan al quran. Ingat di umur kita ini! dan ingat ketika memang Allah memanggil kita pada waktu yang tiada disangka,disaat kita asyik dengan hafalan atau murajaah kita, maka ketahuilah Allah dan malaikat ridha atas kematian kita. Wallahu a’lam bishawab (Abu Dima)


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: