VO BACELL MUSLIM

Beranda » Uncategorized » CERITA DARI PENJARA SYAIKH AL MAQDISY

CERITA DARI PENJARA SYAIKH AL MAQDISY

Cerita Dari Penjara Syaikh al Maqdisy

Oleh : Syaikh Abu Muhammad al Maqdisy -hafidzohullah-

BACELL.COM — Aku dipindahkan dari selku di lembaga Badan Intelejen Umum menuju kantor jaksa penuntut umum, Mahmuud Ubaidaat pada akhir-akhir bulan Ramadhan. Guna dimintai keterangan berkenaan dengan masalah yang dinamakan Tandhim al Qaa-idah yang masih menggantung (belum menentu) hingga sekarang ini, maka aku memasukinya tanpa salam sebagaimana kebiasaanku terhadap mereka, dan agar mereka berkenan membuka borgol ditanganku dan melepaskan penutup mataku.

Segera dia berkata:

“Apa-apaan ini? Kamu masih tidak mau memberi salam kepada kami, kamu masih mengkafirkan kami?”

Aku pun menjawab:

“Apakah diantara kita ada salam hai Ubaidaat? Tinggalkanlah kekafiranmu dulu, bukankah rumah-rumah kami kamu masuki dengan namamu, ibu-ibu kami serta anak-anak kami setiap malam mendengar tanda tanganmu, dan saudara-saudara kami ditawan selama-lamanya dengan keputusanmu… Apakah diantara kita ada salam??”

Asistennya yang bernama Mahmoud Hashaayaat tiba-tiba masuk dan memotong perkataanku :

“Sungguh Allah telah menjanjikan dengan api neraka yang menyala-nyala selama 1000 tahun hingga menjadi merah, kemudian menyala-nyala 1000 tahun lagi sehingga menjadi hitam bagi orang-orang seperti mereka yang ‘khawarij’ itu…”

Maka aku langsung berkata:

“Dengarkanlah wahai Ubaidaat apa yang dikatakan oleh temanmu… Manakah yang lebih berbahaya antara perkataanku dengan perkataan kalian. Ketika kami mengkafirkan kalian, kami hanya menghukumi kalian dengan hukuman di dunia dan kami tidak mengetahui akhir kehidupan kalian. Kami juga tidak bisa memastikan tempat kembali kalian di akherat nanti, lantaran boleh jadi kalian melakukan taubat, dan berlepas diri dari kekufuran kalian sebelum ajal menjemput…. Sedangkan kalian telah menghukumi kami sebagaimana yang dihukumi oleh orang ini, dengan hukuman di akherat yang ghaib dan tidak ada yang mengetahui kecuali Allah subhanahu wa ta’ala…. Maka manakah yang lebih berbahaya?? Vonis kami ataukah vonis kalian? Manakah diantara kita yang berani melecehkan agama Allah…? Dan siapa yang Takfiriyyun (orang yang suka mengkafirkan orang lain) dan Khawarij, kami ataukah kalian….?”

Maka dia pun tidak bisa menjawab…

Penjara Suwaaqah – Urdun – 1416 H

(Bacell.com)


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: