Beranda » Uncategorized » Ini Pilihan ku, Apa Pilihan mu?

Ini Pilihan ku, Apa Pilihan mu?

Apakah ada dari kamu sekarang yang ngerasa kalo idup tuh nggak asik lagih,
karena kamu pada keadaan yang serba nggak enak?
Apakah ada dari kamu yang menilai kalo Allah tuh nggak adil karena ngebuat jalan idup kamu nggak seenak yang laen- laen?
Apakah ada dari kamu sekarang yang lagi
nggak ngerti gimana jalan keluar dari
sesuatu masalah yang buat kamu adalah
bener- bener stress ?
Dan seterusnya dan seterusnya dan seterusnya… Remaja dan masalah, emang seperti ada
lem perekat diantara keduanya. Mulai dari
krisis pede, bolos sekolah, tawuran,
kehamilan tidak dikehendaki dan aborsi,
falling in love, broken heart, family and
broken home, narkotika, seks bebas, and many more. Sebabnya juga macem-
macem, dari mulai dari ortu yang katanya
bermasalah, salah milih teman ampe
berantem ama sodara bahkan putus asa
ama diri sendiri. Dan… banyak dari beberapa teman kita
yang lagi terlibat masalah begituan
diatas, yang ternyata pada akhirnya
asyik nyalahin siapapun… kecuali dirinya
sendiri, saat akhirnya hal yang negatif
menimpa dia. Alasannya apa? karena hal itu adalah lebih mudah dilakukan
ketimbang harus introspeksi diri dan
ngelawan nafsu diri sendiri. Tapi sayang sekali, hal mudah itu
ternyata nggak ngebentuk mereka lebih
hebat kecuali hanya sekedar berhenti
pada level pengecut. Seorang pengecut
adalah yang tidak berani bertanggung
jawab atas apa yang telah di perbuatnya. Seorang pengecut juga biasanya tidak
terlalu pintar untuk ngerti tentang benar
ato salah terhadap apa yang dilakukan,
dan jika hal itu suatu hari ternyata
membawa masalah bagi dirinya, maka
dengan mudahnya dia mencari kambing hitam untuk menerima segala
konsekwensi dosa- dosanya. Teman, sadar nggak sadar, masalah dalam
hidup kita sebenarnya kitalah sendiri
yang memilihnya. Atau dengan kata lain
semua masalah itu berasal dan dimulai
dari diri kamu sendiri loh. Kok bisa? yups
begitulah!. Seandainya kita hidup dalam lingkungan
yang jahat sekalipun, Allah masih memberi
kita pilihan untuk menjadi jahat ataupun
tetap memilih kebaikan. Kalaupun akhirnya
kita menjadi jahat, itu adalah karena
pilihan kita, sekalipun memang ada sumbangan dari orang lain yang bernama
pengaruh. Nah salahnya kita, kita dengan
tangan terbuka menerima dan memilih
pengaruh jahat itu untuk kita lakukan. Trus kalo ada yang bilang sangat sulit
untuk memilih tetap menjadi baik dalam
lingkungan seperti itu. Ya Allah, Allah
terlalu penyayang teman, untuk nggak
nolong kita yang jelas- jelas pengen
berbuat kebaikan. So, Selalu akan ada pilihan tentang
kebaikan dalam lingkungan atau keadaan
yang jahat dan nggak enak sekalipun.
Jadi mulai sekarang, berhati- hatilah
terhadap pilihanmu dan pilihan sikapmu,
dan kalau kamu sudah memilih, bertanggung jawablah atas apapun
pilihanmu itu. Dan buat kamu yang ternyata dulu nggak
sadar telah memilih pilihan yang salah,
sehingga kamu sekarang ada pada
keadaan yang terpuruk, maka jangan
putus asa kawan. Dalam keadaan apapun kamu sekarang,
kamu adalah berharga dan masih tetap
berharga, walau mungkin susah banget
buat kamu buat ngehargain diri kamu
sendiri. Kalo kamu marah sama keadaan,
ya jangan cuma sampai disitu ajah. Marah en protes nggak bakal ngebawa efek
apapun kecuali makin tambah ribet dah
urusan kamu nanti. Pecahkan masalah itu
dan jadilah pemenang. Paling nggak
pemenang atas kemalasan diri kamu
sendiri untuk jadi seorang pemenang. Guys, menjadi remaja adalah sesuatu
yang natural dan manusiawi, toh semua
manusia pasti berproses dan bakal
ngelewatin semua itu. Tapi jadi remaja
yang dewasa yang berpikir dan bertindak
lebih dari dari kualitas seorang remaja kebanyakan itulah yang bakal ngebuat
kamu lebih. So, perbaikin pola pikir kamu dalam
melihat sesuatu, selalu lihat pada sisi yang
positif tentunya, termasuk pada sesulit
apapun keadaan yang lagi kamu alamin
sekarang. Karena waktu akan terus
berjalan teman, nggak perduli kamu siap ato tidak. Kalo kenyataannnya kamu
benar- benar ga siap, ya kamu bakal
ketinggalan sama yang laen. Dan sebagai
seorang yang pintar en cerdas, tentunya
nggak pantas juga kalo kita bangga pas
ngeliat diri sendiri ternyata dah jauh banget tertinggal dalam banyak hal dari
pada yang laen. Kalo kata orang, remaja emang identik
dengan labil dan kurang pengalaman
dalam menyikapi sesuatu, yups setuju
banget. Tapi nggak ada satupun aturan
kan, yang melarang seorang remaja
untuk menjadi stabil dan berpengalaman, dan atau mencari pengetahuan yang lebih
untuk menjadi lebih stabil dan lebih
berpengalaman?. Semua tergantung pintarnya kamu dan
kuatnya keinginan kamu dalam mengolah
masalah itu sendiri agar terpecahkan
atau bahkan terasa menjadi
menyenangkan. Maka dari itu teman, cepet deh buru-
buru cut itu perasaan nggak enak dan
sikap yang sibuk nyalahin orang lain
sehingga kamu punya alasan buat nyiksa
diri dengan berbagai hal negatif yang
bakal mangkas kemampuan kamu buat maju. Sadarin, kalo idup emang kumpulan
dari berbagai masalah yang menempa
kamu agar lebih jadi dewasa dan nggak
manja. Simplenya gini, Kalo nggak ketemu
masalah, ya nggak bakal manusia itu idup. Dan kalo urusannya adalah kamu merasa
nggak ada lagi yang ngedukung kamu
alias kamu ngerasa selalu sendirian saat
kudu berhadapan dengan masalah yang
udah sangat berat banget menurut
kamu, ingat aja satu hal teman.. kamu masih punya Allah dan akan selalu punya
Allah, selama kamu merasa dan mau
berdekatan dengan Allah. Semua
tergantung diri kamu sendiri. Dan kamu akan berarah kemana dan
seperti apa skenario idup kamu
selanjutnya, semua bakal di mulai dari
pilihan pilihan idup kamu sekarang ini, Jadi sekali lagi, berhati- hatilah terhadap
pilihanmu, dan kalau sudah memilih,
bertanggung jawablah atas apapun
pilihanmu itu.
Dan buat pilihan terbaikmu sekarang, dan
lakukan ! (NayMa)

About these ads

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: